HomeBeritaHamka Baco Kadi: Tiket Pesawat Murah Jangan Bikin Layanan Juga Rendah

Hamka Baco Kadi: Tiket Pesawat Murah Jangan Bikin Layanan Juga Rendah

Pesawat milik maskapai Lion Air bersiap melakukan pemerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (18/6). Menurut pihak perusahaan Lion Air, maskapai itu mengalami penurunan penumpang sebesar 3,5 persen di kuartal pertama 2015 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014.  Penurunan jumlah penumpang tersebut terjadi karena keputusan Kementerian Perhubungan yang menetapkan tarif batas bawah penerbangan sebesar 40 persen dari tarif batas atas. ANTARA FOTO/Lucky R./ss/Spt/15

JAKARTA — Sebagian besar anggota Komisi V DPR meminta PT Lion Mentari Airlines segera melakukan pembenahan manajemen. Hal itu dilakukan untuk memperbaiki pelayanan ke depannya.

Anggota Komisi V dari Fraksi Golkar Hamka Baco Kadi menilai ‎permasalahan yang mewarnai pelayanan Lion Air selama ini bersumber dari internal perusahaan. Menurutnya, perbaikan total harus segara dilakukan.

“Kalau kita bicara delay, ada satu proses. Bukan masalah maskapai. Internal harus perbaiki. Karyawan belum siap dan tidak mau belajar,” kata Hamka saat Komisi V melakukan RDP dengan manajemen, karyawan, pilot dan pramugari Lion Air, di ruang rapat Komisi V, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/5).

‎Anggota Fraksi Gerindra Novita Wijayanto berharap agar Lion Air bisa memperbaiki apa yang jadi kesalahannya hingga akhirnya mendapat sanksi tegas dari Kemenhub.

“Betul masyarakat sangat membutuhkan Lion Air. Harapan saya ke depan Lion Air jadi harapan masyarakat, dengan tiket murah jangan sampai service-nya rendah,” pungkasnya.

Di sisi lain, anggota DPR dari Fraksi Hanura Miryam S Hariyani menilai rakyat membutuhkan Lion Air karena pemerintah belum menjawab‎ kebutuhan soal penerbangan.

‎Kendati demikian, k‎esejahteraan karyawan, khususnya pramugari dan pilot sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat itu perlu diperhatikan.

‎”‎Ya mbok pilot sama pramugarinya harus diperhatikan. ‎Bapak (manajemen Lion Group-red) besar karena mereka loh. ‎Itu harus jadi prioritas manajemen Lion, perbaiki semua sisi,” tutur dia.

Ia pun mengimbau agar Lion Group tidak usah panik dengan teguran yang disampaikan pemerintah. Apalagi mengambil langkah melaporkan Dirjen Kemenhub ke Bareskrim Mabes Polri. ‎”Semua demi perbaikan,” imbuhnya.

Sumber: REPUBLIKA

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *