HomeBeritaTantowi Yahya: Kerjasama Tiga Negara akan Perkuat Daya Tangkal Penculikan Pelaut

Tantowi Yahya: Kerjasama Tiga Negara akan Perkuat Daya Tangkal Penculikan Pelaut

tanto1

JAKARTA—Kegagalan Indonesia menindaklanjuti kesepakatan kerja sama dengan Filipina dan Malaysia akan membuat aksi penculikan pelaut Indonesia di perbatasan perairan Filipina selatan dan Malaysia akan berlanjut terus.

Hal itu dikemukakan oleh sejumlah anggota DPR terkait terulangnya kembali aksi penculikan atas pelaut Indonesia diperairan dekat negara bagian Sabah, Malaysia pada Rabu lalu. Dia adalah anak buah kapal berbendera Malaysia.

Anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya mengatakan kalau kesepakatan itu terlaksana maka ke depan kesepakatan itu akan menjadi daya tangkal yang sangat kuat. Dalam pertemuan antar menteri pertahanan Indonesia, Filipina, Malaysia di Bali, Selasa lalu, telah dilahirkan sejumlah kesepakatan antara lain pembentukan posko bersama dan operasi darat gabungan.

Meski belum diketahui siapa penculik pelaut Indonesia pada Selasa lalu, namun kelompok Abdu Sayyaf diyakini berada di belakang sejumlah kasus penculikan terhadap WNI dalam tiga bulan terakhir.

Tantowi mengatakan bahwa apabila kerja sama ini sulit direalisasikan dalam waktu dekat maka pemerintah Indonesia seharusnya bisa menyertakan anggota TNI atau polisi untuk mendampingi kapal-kapal Indonesia di wilayan perairan yang rawan penculikan.

Tantowi juga mengingatkan agar semua pihak yang terlibat upaya pembebasan untuk tidak menggunakan uang tebusan yang dikhawatirkan akan terus diulangi oleh kelompok penyandera. Pasalnya pelaut Indonesia seperti bancakan mereka karena warga negara Malaysia dibebaskan, sedang warga negara kita ditahan.

“Mereka sudah tahu ini bakal ditebus. Ini yang harus dihentikan,” kata Tantowi.

Bisnis

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *