HomePROFIL ANGGOTASyamsul Bachri

Syamsul Bachri

????????????????????????????????????

Informasi Jabatan
Partai Golkar
Dapil Sulawesi Selatan II
Komisi IX – Tenaga Kerja & Transmigrasi, Kependudukan, Kesehatan
Informasi pribadi
Tempat Lahir Sengkang
Tanggal Lahir 31/07/1956
Alamat Rumah Jl. Rindang No.3, RT.007/RW.005, Kelurahan Cipedak. Jagakarsa. Jakarta Selatan. DKI Jakarta

Latar Belakang

Syamsul Bachri, M.Sc. adalah politisi senior dari Partai Golongan Karya. Syamsul sudah kelima kalinya terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 mewakili Dapil Sulawesi Selatan 2 setelah memperoleh 66,519 suara.

Di periode 2009-2014 Syamsul bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI yang membidangi perdagangan, industri, koperasi, ukm dan BUMN.  Di periode 2014-2019, Syamsul bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi IX yang membidangi tenaga kerja, transmigrasi, kependudukan dan kesehatan.

Syamsul adalah tersangka dari kasus korupsi pengadaan alat-alat kesehatan anggaran 2009 di Kementerian Kesehatan. (sumber).

Pendidikan

SLTA, SMEA Negeri, Rappang (1974)

S1, Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) Departemen Industri, Jakarta

S2, Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) Departemen Industri, Jakarta (1985)

Perjalanan Politik

Syamsul Bachri sudah gemar berorganisasi sejak di bangku kuliah. Mulai dari 1981, Syamsul aktif berorganisasi di beberapa organisasi sayap muda Partai Golkar yaitu Gerakan Mahasiswa (GEMA) Kosgoro sebagai Wakil Sekretaris Jendral (1982-1985) dan sebagai Sekretaris di Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) (1981-1983).

Syamsul adalah kader Golkar sejati dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI sejak 1997 sampai dengan sekarang dimana ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar periode 2009-2014.

Sikap Politik

RUU Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia

23 April 2015 – Syamsul ingin warga Indonesia yang bekerja di luar negeri adalah yang mampu meningkatkan martabat bangsa.

Tanggapan

Tuntutan Penghapusan Sistem Outsourcing di BUMN

Pada 20 Mei 2015 – Syamsul mengatakan kalau ia sudah membaca hasil panitia kerja DPR di periode sebelumnya (2009-2014) yang diantaranya tidak boleh ada PHK, tidak boleh ada larangan untuk berserikat. Komisi 9 sudah membentuk tim Panitia Kerja dan menghasilkan 12 kesimpulan. Syamsul mengatakan Komisi 9 tidak dalam posisi intervensi dari pihak manapun. Syamsul janji nanti ia akan mendorong untuk secepatnya dilakukan Rapat Kerja Gabungan (Rakergab) Komisi 9, Komisi 6, dengan Menteri terkait dalam hal ini Menteri Tenaga Kerja dan Menteri BUMN.

Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah Dalam Melaksanakan Program BKKBN

Pada 15 April 2015 – Syamsul mempertanyakan apa sih sebenarnya KB itu? Syamsul memberikan ilustrasi kota yang padat dan renggang. Syamsul menyarankan harus dikembangkan film-film KB di kampung-kampung, itu membantu pemahaman masyarakat tentang KB.

Kasus Malpraktek RS Siloam Karawaci dan Obat Buvanest (Panja Anestesi)

6 April 2015 – Syamsul minta penjelasan ke pihak RS Siloam Karawaci kebenaran tentang isu adanya dokter yang mengambil obat ke Kalbe-nya sendiri.

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *