HomeBeritaDPR Setujui Dana ‘Bank Tanah’ 2016 Rp 16 Triliun

DPR Setujui Dana ‘Bank Tanah’ 2016 Rp 16 Triliun

d91914f5-08b7-4162-ac07-572373a76723_169

Jakarta – Komisi XI DPR menggelar rapat bersama Menkeu Sri Mulyani dengan jajaran Kemenkeu tentang LMAN (Lembaga Manajemen Negara Aset Negara) dan BPLS (Badan Penanganan Lumpur Sidoarjo) terhadap APBNP 2016. Baru saja rapat dimulai, rapat langsung menyetujui pencairan dana untuk LMAN 2016 sebesar Rp 16 triliun.

“Jadi pembiayaan investasi terhadap BLU (Badan Layanan Umum) Lembaga Manajemen Negara Aset Negara Rp 16 triliun dapat kita setujui ya, bu Menteri setuju ya pasti setuju bu Menteri,” ujar Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng yang diikuti ketukan palu, di ruang rapat Komisi XI, DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2016).

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016 telah disetujui suntikan dana sebesar Rp 16 triliun terhadap LMAN. Akan tetapi, suntikan modal tersebut belum dicairkan (Rabu 12/10) hal itu karena perlu ada pembicaraan lebih lanjut dengan Komisi XI DPR RI.

Setelah ada rapat Rabu (12/10) lalu antara Kemenkeu dan Komisi XI akhirnya disetujui pencairan LMAN sebesar Rp 16 triliun hari ini. “Jadi bisa disetujui ya LMAN 2016 sebesar Rp 16 triliun,” imbuh Mekeng.

Dana yang dikelola LMAN nantinya akan dimanfaatkan untuk menjalankan fungsi landbank atau bank tanah. Saat pemerintah membutuhkan lahan untuk pembangunan infrastruktur seperti rumah rakyat, bandara, jalan, dan lainnya, bank tanah yang tersedia bisa segera dimanfaatkan.

Hal ini menjawab permasalahan yang selama ini kerap dihadapi pemerintah dalam melakukan pembangunan infrastruktur.

Detikcom

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *