HomeBeritaKomisi VII DPR RI Tinjau Pembangunan Asrama Haji Padang

Komisi VII DPR RI Tinjau Pembangunan Asrama Haji Padang

73628214886-pembangunan-asrama

PADANG PARIAMAN — Bu­pati Padang Pariaman, Ali Mukhni men­dampingi Komisi VIII DPR RI saat meninjau Pembangunan Asrama Haji Embarkasi Padang pada acara kunjungan kerja ke Sumbar. Kunjungan ini yang kedua kalinya, pasca kunjungan sebelumnya tanggal 22 April 2016.

Dihadapan rombongan Komisi VIII DPR RI yang berjumlah 20 orang itu, Bupati Ali Mukhni berjanji akan terus berjuang untuk kelanjutan pembangunan Asrama Haji dengan dukungan Komisi VIII DPR RI dan Gubernur Irwan Prayitno.

“Asrama Haji ini nantinya jandi yang terluas di Indonesia, dengan lahan 10 hektare di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, hanya 5 menit dari Bandara. Ini tentunya akan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat,” kata Ali Mukhni didampingi Kabag Humas, Hendra Aswara di Sungai Buluh, Batang Anai, Senin (31/10).

Dia menjelaskan, pembangunan Asma­ra Haji adalah marwah Provinsi Sumbar. Pasalnya, Asrama Haji yang berada di Tabing Padang tidak mampu menampung ribuan jamaah haji setiap tahunnya. Apalagi tidak ada lahan yang tersedia untuk pengembangan asrama haji.

“Kita akan mengusulkan pembangunan Asrama Haji ini dengan cara multi years. Karena dijanjikan oleh Menteri Agama sewaktu peletakan batu pertama tahun lalu,” kata bupati yang terkenal jago lobi itu.

Terkait adanya permasalahan antara rekanan dengan masyarakat Sungai Buluh, dimana adanya kewajiban yang belum dipenuhi, Ketua Komisi VIII DPR RI, H Deding Ishak selaku Ketua Tim, meng­usulkan pertemuan antara kedua belah pihak untuk penyelesaian masalah. Karena ia tidak menginginkan ada pihak yang dirugikan sehingga pembangunan bisa dilanjutkan.

“Insya Allah kita adakan pertemuan untuk mencarikan solusinya sehingga pembangunan tidak terganggu,” ucap politisi Partai Golkar itu.

Diketahui, Asrama Haji embarkasi Padang melayani sekitar enam ribuan jamaah haji yang terdiri dari tiga provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu dengan rincian Sumbar terdapat 4.500 jamaah, Jambi terdapat 1.200 jamaah dan Bengkulu sekitar 600 jamaah.

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *