HomeBeritaSatya Widya Yudha Menolak Rencana Kenaikan Harga BBM dan Tarif Listrik

Satya Widya Yudha Menolak Rencana Kenaikan Harga BBM dan Tarif Listrik

57593d1124f6b-dispenser-bbm-spbu_663_382

Anggota Komisi VII DPR Satya Widya Yudha menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM dan tarif listrik yang akan dinaikkan pada awal tahun depan. Menurut Satya, kenaikan tarif listrik tidak menunjukkan keberpihakan kepada rakyat.

“Kami meminta supaya harga BBM jangan naik. Jadi saya minta, harga BBM, harga listrik dengan posisi seperti sekarang, jangan dinaikkan dulu,” kata Satya kepada VIVA.co.id saat ditemui usai acara diskusi di hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin, 19 Desember 2016.

Ia menuturkan bahwa usulan yang disampaikan Pertamina kepada pemerintah untuk menaikkan harga solar bersubsidi sekitar Rp500 per liter, tidak didukung DPR. “Kami sih di DPR menginginkan untuk tidak ada kenaikan,” katanya.

Satya mengatakan pihaknya akan mengadakan pembahasan dengan Pertamina terkait dengan kenaikan harga BBM dan kenaikan tarif listrik dengan PT PLN (Persero). Rapat kerja (raker) tersebut akan digelar setelah masa reses DPR selesai.

“Kita harus melihat bahwa Presiden juga memberikan sinyal untuk tidak ada kenaikan. Jadi kita mendukung saja apa yang disampaikan Presiden, karena itu baik buat rakyat,” tuturnya.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengusulkan kenaikan harga BBM jenis solar bersubsidi sekitar Rp500 per liter. Kenaikan harga ini dilakukan karena perhitungan untung rugi Pertamina dan kenaikan harga minyak mentah pasca sidang negara-negara pengekspor minyak (OPEC) yang memutuskan untuk memangkas produksi.

Selain itu, harga BBM jenis premium juga diwacanakan akan dinaikkan di kisaran Rp300 per liter.

VIVA

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *