HomeBeritaKetua DPR RI Minta Publik Tak Berspekulasi Sebab Terbakarnya KM Zahro Express

Ketua DPR RI Minta Publik Tak Berspekulasi Sebab Terbakarnya KM Zahro Express

ketua-dpr-ri-setya-novanto_20161201_163454

JAKARTA – Ketua DPR Setya Novanto meminta publik menunggu hasil investigasi Kepolisian, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) terkait penyebab terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express.

Dia mendesak publik agar tidak berspekulasi soal pemicu terbakarnya kapal yang menewaskan lebih dari 20 orang tersebut.

“Segala informasi yang beredar harus menanti investigasi obyektif. Tidak mengedepankan sakwa sangka dan praduga-praduga yang kontraproduktif,” kata Novanto melalui keterangan tertulis, Selasa (3/1/2017).

Ia mengajak publik untuk lebih fokus kepada para korban peristiwa tersebut dan agar peristiwa serupa tak lagi terulang.

Sebagai pimpinan DPR, ia juga akan mendorong Komisi V sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan untuk membahas persoalan ini dengan pemerintah untuk mencari solusi pada dunia pelayaran.

Dalam kesempatan itu, Novanto juga menyampaikan duka cita mendalam atas kasus tersebut.

“Semoga seluruh korban yang tewas diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman dan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” kata Ketua Umum Partai Golkar itu.

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari salah satu pelabuhan di Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan rekreasi ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 23 orang meninggal dunia akibat kebakaran Zahro Express.

Sementara 17 orang masih dinyatakan hilang. Adapun 194 penumpang dipastikan selamat.

Sumber: Tribunnews.com

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *