HomeBeritaBobby Adhityo Rizaldi Dukung TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia

Bobby Adhityo Rizaldi Dukung TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia

20140124Bobby-DPR-001

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi mendukung keputusan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memutuskan untuk menghentikan sementara kerjasama militer dengan Australian Defence Force (ADF). Penyebabnya, Australia dianggap melecehkan lembaga TNI dan lambang negara Pancasila.

Bobby mengatakan, sudah seharusnya militer Australia diberi pelajaran untuk bisa menghargai militer Indonesia sebagai mitra kerja. “Saya mendukung penuh respons TNI yang menghentikan kerjasama latihan militer. Sudah seharusnya Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan militer,” ujar Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).

Politikus Partai Golkar itu menganggap Australia iri dengan kemampuan militer Indonesia yang kerap memenangkan perlombaan menembak, meski dihelat di Australia. “Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita. Lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana,” tuturnya.

Bobby berharap masalah ini hanyalah kesalahpahaman antarinstitusi militer tersebut. Meski begitu, bila memang benar militer Australia melakukan kesalahan berupa pelecehan terhadap TNI, ia meminta adanya langkah diplomatik untuk menyelesaikan masalah ini. “Kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan,” tegasnya.

Komisi I DPR RI, lanjut Bobby, akan mengonfirmasi kepada TNI terkait masalah ini dalam masa sidang yang dibuka pekan depan. “Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut, dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita, dan mana yang tidak,” tukasnya.

Sindonews

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *