HomeBeritaAnggota DPR RI Ini Sebut Penanganan Jalan Poros Berau-Bulungan Belum Maksimal

Anggota DPR RI Ini Sebut Penanganan Jalan Poros Berau-Bulungan Belum Maksimal

hetifah_20170109_163838

TANJUNG SELOR – Beberapa bulan lalu, Selasa (18/10/2016), jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Berau terputus akibat longsor, tepatnya di kilometer 40. Kondisi ini mengakibatkan akses yang menghubungkan kedua daerah tersebut tidak bisa dilewati dan terisolir.

Hal ini menarik perhatian anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltim-Kaltara Hetifah Sjaifudian, yang beberapa saat setelah kejadian banyak dihubungi oleh media terkait penanganannya.

Hetifah bersama dengan beberapa pejabat instansi terkait mengunjungi secara langsung situasi jalan, setelah sebelumnya melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait solusi dan penanganannya.

Hasil peninjauan, Hetifah menjumpai jalan yang baru longsor di kilometer (KM) 20, belum mendapatkan pananganan maksimal, serta memberikan beberapa catatan seperti perlunya pemetaan daerah-daerah yang rawan longsor. “Kondisinya masih sangat mengkhawatirkan, tidak bisa maksimal dilalui,” terangnya.

Hetifah yang pernah duduk di Komisi V DPR RI bidang infrastruktur mendesak agar Kementerian PUPR segera menangani jalan ambles di KM 40 dan 20 Kalimantan poros Berau-Bulungan, karena merupakan akses darat satu-satunya yang menghubungkan Kaltim dan Kaltara.

“Perlu segera kucurkan dana tanggap darurat dan mengusulkan agar mengalokasikan anggaran penanganan longsor masuk dalam APBN 2017,” Jelas politisi Golkar ini.

Hetifah akan memperjuangkan agar ada dana terkait pemeliharaan bisa dikucurkan lebih besar. “Karena solusinya tentu bukan hanya menambal lubang yang ada, tetapi juga mengatasi kerusakan lainnya. Apalagi, Trans Kalimantan poros Berau-Bulungan, karena merupakan akses darat satu-satunya yang menghubungan Kaltim dan Kaltara,” tutupnya.

Sumber: tribunnews.com

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *