HomeBeritaGolkar: Kembali ke Usul Awal, Pimpinan DPR Tambah 1 Saja

Golkar: Kembali ke Usul Awal, Pimpinan DPR Tambah 1 Saja

5ebbda28-ddef-48e3-bbed-5438df046ebe_169

Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali mengimbau seluruh fraksi di parlemen menghormati kesepakatan bersama dalam rapat harmonisasi Badan Legislasi (Baleg). Rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa kursi pimpinan DPR/MPR hanya akan ditambah satu untuk partai pemenang pemilu yaitu PDIP.

“Kita kembali ke usul awalnya. Usul awalnya itu kan nambah satu aja. Semangat awalnya mempertimbangkan proporsionalitas pemenang. Jangan dilebarkan ke mana-mana lagi,” kata Amali di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Ada hal yang menjadi pertimbangan Amali dterkait sikapnya yang menyetujui penambahan satu kursi pimpinan. Salah satunya yaitu memberi rasa keadilan untuk PDI Perjuangan sebagai partai pemenang dan mempersingkat pembahasan RUU MD3.

“Saya kira supaya semangatnya untuk mengakomodir pemenang pemilu, PDI-Perjuangan yang dirasakan kurang ada keadilan. Kalau itu (penambahan satu kursi pimpinan) yang diikuti saya pikir tidak akan berlama-lama,” jelas Amali.

DPR RI telah mengesahkan RUU Usul Inisiatif Anggota DPR RI tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3. Yang artinya ada keseragaman suara untuk menambah jumlah anggota dewan termasuk pimpinan.

Revisi UU MD3 diwacanakan oleh PDIP setelah Setya Novanto kembali duduk menjadi Ketua DPR. PDIP meminta penambahan jumlah kursi pimpinan DPR dan MPR untuk mengakomodir partai pemenang Pileg 2014 tersebut.

Dalam perjalanannya, fraksi-fraksi lain juga melirik kursi pimpinan, di antaranya Gerindra dan PKB. DPD juga bersurat agar kursi DPD di pimpinan MPR ditambah.

Detik

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *