HomeBeritaKaltim Dijatah 5 Kursi, Hetifah Sjaifudian Siap Berjuang Minta 8 Kursi

Kaltim Dijatah 5 Kursi, Hetifah Sjaifudian Siap Berjuang Minta 8 Kursi

komisi-ii_20170210_233840

Anggota Komisi II DPR RIHetifah Sjaifudian mengaku akan terus berusaha memperjuangkan jatah kursi untuk Daerah Pemilihan Kaltim dan Kaltara agar tidak dikurangi. Hal itu dikarenakan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah digodok akan berdampak pada pemangkasan kursi untuk Kaltim.

Dalam draf RUU Pemilu disebutkan jatah Kaltim dari delapan kursi turun menjadi lima kursi, karena tiga kursi untuk Dapil Kaltara.

Hal itu disampaikan Hetifah di sela-sela Kunjungan Kerja Pansus RUU Pemilu di Hotel Royal Suite Balikpapan, Jumat (10/2). Wakil rakyat dari Partai Golkar Dapil Kaltim dan Kaltara ini menyatakan akan terus berjuang agar Kaltim tetap mendapat jatah delapan kursi, sedangkan Kaltara empat kursi.

Menurut Hetifah, alasan pemerintah memangkas jatah kursi tersebut dikarenakan adanya pemekaran wilayah Kaltim-Kaltara. Sehingga jatah Kaltim yang sebelumnya delapan dibagi dengan provinsi Kaltara.

“Saat ini kan ada delapan, kemudian RUU yang diusulkan pemerintah menjadi lima untuk Kaltim, tiga untuk Kaltara. Nah kami meminta agar Kaltim tetap kemudian Kaltara bisa diberikan alokasi sendiri sebagai suatu provinsi yang sangat luas dan menyangkut soal perbatasan. Setidak-tidaknya mungkin empat kursi untuk Kaltara,” kata Hetifah.

Hetifah mengungkapkan pemerintah seharusnya memikirkan hal-hal lain seperti cakupan wilayah Kaltim yang begitu luas sangat tidak berimbang bila jatah kursi yang semula delapan dipangkas menjadi lima.

Ditambahkan, banyak sekali usulan-usulan maupun masukan bagi RUU dalam waktu dekat akan dibahas segera secara intensif di pansus. Khususnya bagi Kaltim-Kaltara karena ini provinsi terbaru yang baru saja mekar.

“Kami menuntut proses yang lebih adil dan dalam penentuan dapil atau kursi dapil itu diperhitungkan juga cakupan wilayah,” tandasnya Hetifah.

Tribunnews

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *