HomeBeritaJelang Datangnya Raja Salman ke Indonesia, Ketua Majelis Syuro Arab Saudi Sambangi DPR

Jelang Datangnya Raja Salman ke Indonesia, Ketua Majelis Syuro Arab Saudi Sambangi DPR

16640605_412417692444866_6093705648189269267_n

JAKARTA – Ketua DPR RI Setya Novanto menyambut hangat dan penuh rasa syukur atas kunjungan Ketua Majelis Syuro Arab Saudi Syeikh Abdullah Bin Muhammad Bin Ibrahim Al-Syeikh.

Menurut Setnov, ini merupakan suatu kehormatan dapat menerima kunjungan Ketua Majelis Syuro Arab Saudi, terlebih karena ini merupakan kunjungan bilateral pertama setelah ia terpilih kembali sebagai Ketua Majelis Syuro sejak Desember 2016 lalu.

“Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali yang mulia untuk mengemban tugas dan amanah sebagai Ketua Majelis Kerajaan Arab Saudi. Kami berkeyakinan dan optimis, dibawah kepemimpinan yang mulia, hubungan dan kerjasama antar parlemen kedua negara akan terus berkembang semakin kokoh dan erat,” paparnya.

Bagi DPR, lanjut politisi Partai Golkar ini, kunjungan Ketua Majelis Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia ini menandai babak baru dalam sejarah hubungan dan kerjasama parlemen kedua negara yang selama ini telah berlangsung erat di berbagai forum internasional.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kebijakan dan kemurahan hati Khadimul Haramain as Syarifain (Pelayan Dua Kota Suci) Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud yang telah memulihkan kuota haji Indonesia, sebesar 211.000 jemaah, serta tambahan 10 ribu jemaah pada musim haji 2017 ini.

“Bagi kami, Arab Saudi termasuk mitra penting di bidang ekonomi dan perdagangan, meskipun nilai perdagangan kedua negara mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, total volume perdagangan kedua negara tahun 2015 sebesar 5,48 miliar US dollar, dan pada tahun 2016 (dari bulan Januari sampai Oktober) tercatat sebesar 3,39 miliar US dollar. “Ke depan, kami berharap nilai perdagangan kedua negara dapat ditingkatkan,” harapnya.

Ia menjelaskan, Arab Saudi adalah pasar yang besar untuk ekspor berbagai produk halal Indonesia. Dan diharapkan pasar ekspor halal Indonesia ke Arab Saudi semakin meningkat ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Ia menyambut baik rencana investasi Arab Saudi di Indonesia sebagai tindak lanjut kesepakatan kerjasama Jeddah September 2015. Oleh karena itu, ia mendorong agar pengusaha Arab Saudi melakukan diversifikasi investasi di Indonesia, seperti di bidang pertanian dan infrastruktur maritime.

“Sebaliknya, kami melihat berbagai program pembangunan yang sedang dilakukan Arab Saudi juga telah membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan di Arab Saudi,” mantapnya.

Sebagai sesama negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), lanjutnya, Arab Saudi dan Indonesia juga perlu terus meningkatkan kerjasamanya dalam menangani masalah-masalah keamanan internasional, seperti terorisme yang hingga kini masih menjadi ancaman bagi banyak negara di dunia.

“Masalah Palestina yang hingga kini belum terselesaikan, sudah tentu juga perlu mendapat perhatian kita bersama. Kita berharap ada solusi damai yang bisa segera dicapai untuk mengatasi masalah Palestina tersebut,” imbuhnya.

GoRiau

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *