HomeBeritaGolkar Gelar Seminar APBN, Sri Mulyani Jadi Pembicara

Golkar Gelar Seminar APBN, Sri Mulyani Jadi Pembicara

40bcbe43-da87-43c3-bfbe-9f3c0cee96aa_169

JAKARTA – Poksi XI Fraksi Partai Golkar DPR RI hari ini menyelenggarakan seminar dengan tema Problem Defisit Anggaran dan Optimalisasi Penerimaan Negara 2017 di Gedung DPR RI, Jakarta.

Seminar kali ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Golkar dah Ketua DPR RI Setyo Novanto. Seminar ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Dirjen Pajak Ken Dwijugeastiadi, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Dirjen Anggaran Askolani, dan Ketua Umum APINDO Hariyadi Sukamdani.

Seminar yang digelar pukul 09.00 WIB dihadiri ratusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, hingga UPN Veteran. Seminar kali ini membahas tentang penerimaan yang semakin menurun di tengah meningkatnya belanja negara.

Setya Novanto menyebutkan, tren defisit APBN setiap tahunnya terus meningkat. Defisit APBN tahun ini ditargetkan berada di level 2,41%.

“Sehingga menuntut kehati-hatian pemerintah agar defisit tetap dibawah batas yang ditetapkan dalam UU Nomor 17 tahun 2013 tentang keuangan menetapkan maksimum 3% dari PDB,” kata Setya Novanto.

Selain itu, Sri Mulyani juga membandingkan defisit APBN Indonesia yang lebih baik dibandingkan negara lain. Misalnya dibandingkan India yang sebesar 7,2% terhadap PDB.

Dengan defisit anggaran India sebesar 7,2% setiap tahunnya, maka rasio utang India terhadap PDB nya bisa melonjak tinggi melampaui Indonesia yang saat ini sebesar 28%.

“Indonesia di 2017 diperkirakan defisit 2,41% APBN dan rasio utang terhadap PDB 28%. Pertumbuhan ekonomi India sekitar 6,8-7% defisit APBN 7,2%, artinya India hanya dalam waktu tiga tahun kenaikan utangnya 25%, seperti seluruh utang Republik Indonesia,” tutur Sri Mulyani.

Sumber: Detik

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *