HomeBeritaGolkar Tugaskan Brigade Beringin Kawal Pilgub DKI Putaran Kedua

Golkar Tugaskan Brigade Beringin Kawal Pilgub DKI Putaran Kedua

Jakarta – Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar, Yorrys Raweyai hari ini menyerahkan pasukan Brigade Beringin ke Ketum Partai Golkar, Setya Novanto. Pasukan Brigade Beringin Golkar disiapkan untuk mengawal dan mengamankan aset Partai Golkar.

Acara serah terima pasukan ini berlangsung di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (10/3/2017). Acara ini dihadiri langsung oleh Ketum Golkar, Setya Novanto dan Yorrys Raweyai di mana keduanya memakai seragam Brigade Beringin serba hitam lengkap dengan topi. Selain itu, turut hadir Ketua DPD DKI Golkar, Fayakhun Andriadi.

Dalam sambutannya, Novanto berpesan kepada pasukan Brigade Beringin agar selalu siap ditugaskan kapan dan di mana pun. Dedikasi dan loyalitas sangat ditekankan Novanto.

“Sebagai kader Golkar, kepada saudara-saudara saya minta siap sedia untuk ditugaskan kapan dan di mana saja, baik partai dalam kondisi aman maupun dalam ancaman. Dedikasi dan loyalitas saudara-saudara akan diuji oleh waktu,” kata Novanto.

Agenda terdekat yang harus diamankan oleh Brigade Beringin adalah Pilkada DKI putaran kedua. Novanto meminta semua pasukan untuk terlibat memastikan proses demokrasi itu berjalan dengan baik.

“Agenda politik terdekat adalah Pilkada DKI putaran kedua. Saya minta saudara saudara terlibat memantau dan mendeteksi keadaan sekitar. Itulah tugas-tugas yang harus saudara lakukan. Saya hormat, bangga dan memberi apresiasi karena tidak ada satu pun yang mengundurkan diri, yang sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Yorrys menyebut pengerahan Brigade Beringin ini lebih untuk menghadapi dinamika politik Indonesia. Brigade Beringin dibentuk sekitar tahun lalu dengan beranggotakan sebanyak 215 orang yang dilatih dan dididik sedemikian rupa agar dapat mengamankan aset Golkar.

Brigade Beringin akan hadir di setiap provinsi di Indonesia. Anggotanya tidak akan terlalu banyak, hanya 215 tiap satuan namun mereka adalah yang terpilih dan memiliki jiwa korsa.

“Kita kerja sama dengan kepolisian, kita latih dua minggu dari tanggal 28 Januari-10 Februari kemudian hari ini DKI menyerahkan kepada DPP. Komandonya ada di DPP khususnya Ketum,” kata Yorrys.

“Pembinaan di DKI tapi mereka punya silabus yang kita bangun di sana cukup banyak, protection, pengamanan aset, ada pendidikan dasar tentang akurasi informasi atau laporan intelijen, semua kita latih 2 minggu. Kita coba simulasi dan implementasi hasil-hasil yang mereka dapat di Pilkada DKI kemarin,” sambungnya.

Adapun tugas Brigade Beringin dalam waktu dekat adalah mengawal saksi-saksi di TPS untuk meyakinkan masyarakat terlibat dalam proses demokrasi.

“Kita tahu bahwa kemarin di putaran pertama ada 22 persen sejumlah kurang lebih 1 juta lebih. Ini telah kita identifikasi, ada yang memang kebiasaan tidak ikut, ada yang kesalahan administrasi, ada provokasi. Tugas mereka mengawal tim relawan Ahok-Djarot dalam sosialisasi program, pengamanan di TPS, memotivasi masyarakat saja,” pungkasnya.

Detik

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *