HomeBeritaPengalaman Setya Novanto dari Sopir Pribadi Hingga Jadi Ketua DPR

Pengalaman Setya Novanto dari Sopir Pribadi Hingga Jadi Ketua DPR

PARIAMAN — Ketua DPR RI Setya Novanto bertemu Mahasiswa dan Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sumatera Barat, Pariaman, Sabtu (25/3). Dalam forum seminar nasional yang membahas seputar penguatan ekonomi mikro & UMKM, Novanto tak lupa memberikan motivasi dan berbagi pengalaman dengan para mahasiswa.

Novanto menyampaikan bahwa kalangan muda, khususnya para mahasiswa, jangan takut berwirausaha. Selain belajar di kampus, mahasiswa juga sebaiknya memulai bisnis sekecil apapun. Untuk memotivasi para mahasiswa, Novanto menceritakan masa mudanya saat kuliah di Surabaya, Jawa Timur.

“Saat mahasiswa, agar tidak perlu membayar kos, saya menjadi supir keluarga di tempat saya tinggal. Saya juga jadi pembantu, membersihkan rumah, dan lainnya,” ujar dia.

Novanto menceritakan, pagi hari sebelum menjadi sopir mengantar anak-anak tuan rumah ke sekolah, jam 4 pagi dia berjualan beras di pasar Surabaya. Dari situ dia mulai kumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk keperluan kuliah. Tumbuh dan besar dengan kondisi perekonomian yang kurang mampu, tidak menjadikan Novanto minder atau kehilangan kepercayaan diri. Bahkan, dirinya menceritakan pernah menjadi tukang cuci mobil di salah satu dealer di Surabaya.

“Mungkin karena melihat etos kerja saya, singkat cerita, suatu hari pemilik dealer menanyakan kepada saya bagaimana cara meningkatkan penjualan mobil dan menaikan omset perusahaan. Karena saya kuliah mengambil akuntansi, saya sedikit banyak tahu tentang perekonomian. Alhamdulillah, akhirnya saya dipercaya menjadi Ketua penjualan mobil Indonesia bagian timur di perusahaan tersebut,” ujar Novanto, mengenang.

Sampai akhirnya bisa menjadi pengusaha nasional dan Ketua DPR RI, semua itu menurut Novanto tak terlepas dari semangat dan kerja keras. “Darimana pun asal usul adik-adik mahasiswa semua, dari latar belakang keluarga yang mampu atau tidak mampu, di hadapan Tuhan, status sosial kita sama. Karena itu, jangan pernah kehilangan kepecayaan diri dan jangan pernah takut melangkah,” kata dia.

Novanto mengaku kagum dengan masyarakat Minangkabau yang dia nilai memiliki etos kerja yang tinggi, terutama dalam hal perdagangan. Semangat inilah yang akan menumbuhkan para wirausahawan dari berbagai tingkatan.Khusus mengenai penguatan usaha Mikro dan UMKM, Novanto mengajak semua para pelaku usaha di tanah Minangkabau untuk memanfaatkan program pemerintah berupa pemberian subsidi bunga untuk kredit usaha rakyat (KUR).

Upaya pemerintah mendorong KUR melalui kebijakan subsidi bunga adalah langkah strategis, tidak hanya untuk memajukan UMKM, melainkan juga untuk menyelamatkan perekonomian nasional dari ancaman pertumbuhan rendah dan minimnya kesempatan kerja.

Republika

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *