HomeBeritaRapat DPR-MA Hasilkan Daftar Nama Hakim Agung yang Ditolak

Rapat DPR-MA Hasilkan Daftar Nama Hakim Agung yang Ditolak

Jakarta – Komisi III DPR memiliki alasan di balik tidak lolosnya calon hakim agung hasil seleksi Komisi Yudisial (KY). Salah satu alasannya karena mendengar masukan dari Mahkamah Agung (MA).

“Uji kepatutan tidak langsung kita terima, kenapa kok yang dilakukan panitia seleksi, DPR bisa menyatakan di fit and propert tidak lolos? Pertama komposisi hakim yang dikirim dengan pansel untuk peruntukan MA kadang kadang hasil tidak pas. Kenapa DPR tahu? karena DPR melakukan rapat konsultasi dengan MA,” ujar anggota komisi III DPR, Aziz Syamsuddin dalam acara diskusi bertajuk ‘Bersama Mencari Sosok Hakim Agung Ideal’ di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).

Azis mengatakan dalam rapat konsultasi denga Ketua MA, pihaknya mengkonfirmasi kebutuhan dari lembaga peradilan tertinggi tersebut.

“Kita hitung supaya kenapa? Karena ini untuk cek balance. Atas dasar itu pada saat rapat konsultasi Ketua MA, kemudian Ketua MA memberikan data dengan DPR. Setelah itu dipertimbangkan dari RDP Umum, pertimbangan dari para tokoh intelektual, plus rapat konsultasi. Di sini kita dapat menyatakan sie calon ini tidak lolos, ini sisi normatif,” ujarnya.

Dalam sisi subtantif, Azis mengatakan DPR juga melihat rekam jejak dari para calon. Baik itu dari hakim karier maupun hakim non karier.

“Konsistensi dasar pertimbangan-pertimbangan hukum antara posita dan petitum tidak konsisten, tidak akan lolos. Tapi pertanyaan kok bisa lolos pansel ya? Nah itu guna pansel ada fit and proper,” kata Aziz.

Aziz mengatakan faktor lainnya adalah kemujuran dari calon. Tentu tidak ada jaminan, meskipun calon itu memiliki nilai tinggi.

“Tapi kalau nama pecah ban ? Mobil baru tentu bisa pecah ban, sekarang ada enggak jaminan mobil baru dari showrom tidak pecah ban? Enggak ada jaminan. Faktor terakhir di dalam itu ada kejadian mekanisme misalnya calon hakim itu saat jawab pertanyaan dianggap mungkin tidak serius, padahal tidak ada niat, sehingga dalam hal ini jadi faktor ideal,” pungkasnya.

Detik

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *