HomeBeritaGolkar Akan Buat KTA Elektronik Berbasis Online

Golkar Akan Buat KTA Elektronik Berbasis Online

SURABAYA – Untuk memudahkan proses verifikasi anggota, partai Golongan Karya (Golkar) akan membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis elektronik. Sistem tersebut akan terkoneksi dengan internet.

Hal ini disampaikan oleh sekretaris Bidang Organsisasi DPD I Golkar Jatim, Meulila Oesman. Sistem tersebut menurut Meulila akan diperbaharui pada proses perekrutan anggota yang akan dilaksanakan pada waktu dekat.

“Perekrutan anggota atau kaderisasi akan dilakukan oleh Gokar pada dua tahun ini. Proses ini juga akan menerbitkan KTA baru. Untuk KTA baru ini akan dibuat dengan sistem elektronik,” ujar Meulila kepada Surya.

Pada KTA baru tersebut, akan ditanam sebuah chip. Sama halnya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, chip ini berisi data pemilik yang bersangkutan. Mulai dari nama, jabatan, hingga asal daerah.

“Kalau di-scan akan terhubung secara online. Sehingga data-data pemiliknya bisa keluar semua. Sama seperti sistem pada KTP elektronik,” jelasnya.

Meskipun demikian, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan. Menurut Meulila belum banyak kader yang menerima KTA tersebut.

“DPP (Dewan Pengurus Pusat) masih menyempurnakan sistem online ini. Nantinya akan diluncurkan secara massal pada pembuatan KTA baru saat perekrutan anggota atau kaderisasi,” ujarnya.

Inovasi yang dilakukan oleh Golkar tersebut merupakan langkah untuk mempermudah pihaknya dalam memenuhi syarat yang telah diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain perekrutan anggota baru yang mencapai 1500 orang, ada sembilan poin yang harus dipenuhi partai politik agar dinyatakan lolos verifikasi.

“Pada verifikasi tersebut, alamat kantor mulai dari DPD I, DPD II, hingga kecamatan harus jelas. Selain itu, keterwakilan 30 persen anggota dari unsur perempuan juga harus terpenuhi. Selain itu anggota juga harus mempunyai NPWP (Nomor Pokok wajib Pajak),” ungkapnya.

“Dengan pendataan dengan sistem elektronik tersebut, juga akan meminimalkan potensi anggota yang mungkin mempunyai keanggotaan ganda dengan partai lain. Sebab, KPU akan melakukan pendataan secara acak, mana saja anggota kami,” pungkasnya.

Tribunnews

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *