HomeBeritaHetifah Ingatkan Tugas KPU-Bawaslu Baru

Hetifah Ingatkan Tugas KPU-Bawaslu Baru

JAKARTA – Kemarin┬áPresiden Jokowi melantik tujuh Komisioner KPU dan lima Komisioner Bawaslu setelah melalui proses panjang seleksi Timsel dan fit and propertest di DPR RI.

“Kami mengucapkan selamat bekerja kepada KPU-Bawaslu yang baru dilantik. Kami berharap KPU-Bawaslu yang baru mampu merajut kembali hubungan yang baik kemitraan antara KPU- Bawaslu dengan Komisi II DPR RI,” kata Hetifah Sjaifudian, anggota Komisi II DPR RI.

Hetifah mengingatkan masih banyak “pekerjaan rumah” untuk KPU-Bawaslu yang baru yaitu menyelesaikan sidang sengketa Pilkada yang masih berjalan di MK seperti Kabupaten Kepulauan Yapen, Kota Yogyakarta, Kabupaten Gayo Lues, Kota Salatiga, Kabupaten Bombana, Kabupaten Takalar.

Juga PR besar ke depan yakni tahapan pemilu, karena jika UU Pemilu masih berpatokan dengan UU yang lama sebagaimana juga masih tertera dalam RUU Pemilu ini, maka tahapan penyelenggaraan Pemilu adalah 22 bulan.

PR besar KPU-Bawaslu nanti adalah melaksanakan Pemilu dengan metode yang baru untuk pertama kalinya di indonesia, yakni Pileg dan Pilpres serentak. Bagaimana KPU melaksanakannya, bagaimana Bawaslu melakukan strategi pengawasan yang tepat. Hal ini menjadi tantangan besar yang mesti dijawab oleh para komisioner baru ini.

Selain itu PR lain adalah masih ada uji materi UU Pilkada yang masih berjalan di MK yang belum diputuskan seperti uji materi UU pilkada terkait konsultasi KPU dalam membuat PKPU ke DPR dan pemerintah, uji materi pasal tentang terpidana yg ingin maju dalam pilkada, uji materi tentang cuti kampanye yg diajukan oleh Ahok, dan uji materi tenga syarat calon perseorangan yang diajukan oleh tim Ahok.

Politisi Partai Golkar dari Dapil Kaltim-Kaltara ini menandaskan, bagi Komisioner lama yang terpilih kembali, bisa mentransfer ilmu dan pengalaman tentang apa saja yang sudah dilakukan dan sedang dilakukan serta yang belum selesai kepada KPU yang baru. Para komisioner yang purna tugas ini masih dapat berkontribusi untuk hal-hal yang lain sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. (*)

Sumber: Tribunnews

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *