HomeBeritaKomisi XI DPR Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara

Komisi XI DPR Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara

Manado: Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng mengapresiasi pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Utara cukup baik meskipun masih adanya beberapa kendala yang di hadapi. Salah satunya kurangnya satuan kerja di Badan Pusat Statistik (BPS).

“Masih ada 4 Kabupaten yang belum memiliki kantor perwakilan, padahal sangat penting karena kita sangat bergantung pada data-data BPS itu sendiri,” terang Melchias di sela-sela kunjungan kerja di Manado belum lama ini.

Melchias memaparkan bahwa provinsi Sulawesi Utara mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat cukup besar, yakni Rp 8,7 triliun dan APBD lebih dari Rp 10 triliun. Maka ia juga mengimbau pemerintah pusat agar mendorong pemprov Sulut dalam menata perekonomiannya.

“Kita juga berharap dengan banyaknya anggaran yang di berikan kepada provinsi ini akan bisa menumbuhkan ekonomi dan menekan angka kemiskinan dan juga menekan pengangguran,”ujar politikus F-Golkar daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I usai melakukan pertemuan dengan BI,BPS,BAPPEDA Provinsi Sulut,Kemenkeu dan PT SMI di Gedung kanwil BI kota Manado.

Dirinya juga mencatat bahwa Loan to Deposit Ratio (LDR) di Sulut lebih dari 150 persen loan nya lebih besar dari dana pihak ketiga. Kondisi ni beresiko terhadap liquiditas, karena itu diharapkan kepada BI dan OJK agat memperhatikan dengan sungguh-sungguh.

“Jika terjadi liquiditas, akan menjadi problem terhadap bank yang cukup besar. Apa lagi komposisi pinjaman itu lebih kepada sektor konsumtif, ini harus dijaga agar tidak ada hal-hal yang membahayakan,” kata dia menekankan.

Di sisi lain Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Utara pada Februari 2016 mencapai 7,82 persen. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding Agustus 2015 sebesar 9,03 persen atau merosot dibandingkan TPT Februari 2015 sebesar 8,69 persen.Dan Pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2016 sebesar 5,50 persen. Adapun pertumbuhan ekonomi Sulut 6,40 persen dan menunjukkan tingkat pertumbuhan ekonomi Sulut di atas nasional.

“Banyaknya anggaran yang disalurkan untuk program-program pemerintah khususnya infrastruktur ini kan menyerap tenaga kerja. Itu yang membuat pertumbuhan ekonomi mereka naik dan pengangguran menurun. Ini cukup baik dan harus diimbangi dengan kualitas pekerjaannya,” tukas Melchias.

Pimpinan Komisi XI DPR ini berharap agar pemerintah pusat harus merencanakan Cash Away yang benar dari sisi penerimaannya. “Harus tepat, tidak bisa dibikin sesuatu yang tidak tentu. Karena itu membuat kontraktor tidak ingin berbisnis lagi dengan pemerintah. Siapa yang akan mengerjakan proyek jika tidak ada kontraktor,” pungkasnya.

metrotvnews

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *