HomeBeritaKetua DPR: Siapa pun yang Terpilih, Rakyat Pemenangnya

Ketua DPR: Siapa pun yang Terpilih, Rakyat Pemenangnya

JAKARTA – Ketua DPR Setya Novanto yakin bahwa era demokrasi saat ini telah membawa masyarakat DKI Jakarta semakin dewasa dan matang. Meski diwarnai hiruk-pikuk yang menguras energi, dia menilai Jakarta sebagai ibu kota dan miniatur Indonesia yang di dalamnya terdapat keberagaman, ribuan komponen anak bangsa dari Sabang sampai Merauke, tetap bersatu dan menjaga kesatuan.

“Seluruh elemen yang berkepentingan dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta berkualitas ini telah bekerja dengan baik. Pihak penyelenggara maupun aparat keamanan serta seluruh simpatisan menunjukkan sikap arif dan bijak dalam memosisikan diri mereka masing-masing,” kata Novanto dalam siaran persnya, Senin 17 April 2019.

Novanto menuturkan masa tenang adalah masa yang baik untuk dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan berbagai ide dan gagasan para calon. Dia menilai, semuanya telah melahirkan pemikiran yang terbaik untuk Jakarta masa depan.

“Untuk Jakarta yang terbaik bagi seluruh rakyat yang menghuninya. Untuk Jakarta yang lebih strategis dan membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Manfaatkan Masa Tenang

Ketua Umum Partai Golkar itu pun mengajak semua pihak memanfaatkan masa tenang dengan baik, dengan mengindari manuver-manuver yang kontradiktif agar pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan baik dan berkualitas. Kemudian menghindari aksi-aksi provokatif yang dapat memancing suasana yang tidak kondusif.

Alasannya, Pilkada DKI adalah milik seluruh warga DKI Jakarta, bukan milik kelompok atau golongan tertentu. Karena itu, keberhasilan Pilkada DKI Putaran Kedua adalah keberhasilan kita bersama.

“Siapapun yang terpilih adalah pilihan rakyat. Rakyatlah yang akan keluar sebagai pemenang kontestasi di alam demokrasi. Rakyat pulalah yang akan menikmati hasil-hasil yang terbaik dari ide, gagasan dan pemikiran tentang Jakarta masa depan yang lebih baik,” kata dia.

Tahapan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua telah memasuki babak akhir sebelum memasuki hari pencoblosan. Mulai kemarin, hari ini, hingga Selasa 18 April nanti, masyarakat DKI memasuki masa tenang sebelum saat pencoblosan pada hari Rabu, 19 April 2017.

Berbagai simbol dan atribut kampanye secara terbuka pun harus dihentikan. Sesuai aturan, berbagai aktivitas kampanye juga tidak lagi boleh menghiasi publik. Semua ide dan gagasan yang selama ini menjadi perbincangan sekaligus polemik, juga diserahkan kepada rakyat untuk kemudian dipertimbangkan sebagai bahan menentukan pilihan. (ren)

Sumber: VIVA.co.id

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *