HomeBeritaPilih Dewan Komisioner OJK, DPR Minta Masukan Publik

Pilih Dewan Komisioner OJK, DPR Minta Masukan Publik

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta masukan publik mengenai calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK). Masukan publik ini diperlukan untuk memenuhi asas transparansi kepada masyarakat mengenai pemilihan anggota.

Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun menjelaskan, penyampaian informasi publik mengenai masukan terhadap calon anggota merupakan hasil keputusan anggota komisi XI. “Itu sudah menjadi keputusan bersama di Komisi XI DPR,”terang dia kepada Investor Daily, Selasa (2/5).

Berdasarkan pengumuman Calon Anggota DK OJK yang dipublikasikan di media massa pada 2 Mei 2017, permintaan masukan dari masyarakat merupakan tindak lanjut dari DPR setelah mendapatkan surat dari Presiden pada 22 Maret 2017. Surat tersebut berisi nama-nama calon Anggota DK OJK yang berjumlah 14 nama dengan dua calon di masing-masing jabatan.

Pengumuman tersebut juga menjelaskan, DPR meminta masukan kepada masyarakat untuk menjadi bahan pertimbangan dalam memilih tujuh calon anggota. Permintaan masukan akan dikumpulkan sejak 2-24 Mei 2017. Masukan dari masyarakat dapat disampaikan kepada Sekretariat Komisi XI DPR.

Menanggapi mengenai hal tersebut, Presiden Direktur PT Bank Mayapada International Tbk Hariyono Tjahjarijadi mengungkapkan, tindakan DPR sudah sesuai dengan era keterbukaan saat ini. Apalagi, para calon telah melalui seleksi ketat terhadap kemampuan teknis dan kemampuan lainnya.

“Memang kita sekarang sudah masuk era keterbukaan, jadi tindakan DPR sudah sesuai,” terang dia.

Sementara itu, Chief Economist SKHA Institute for Global Competitiveness (SIGC) Eric Sugandi mengungkapkan, permintaan informasi ke publik merupakan bagian dari prosedur seleksi. Hal ini juga bertujuan untuk mencegah masuknya calon bermasalah.

“Tujuannya untuk membuka kemungkinan kalau ada anggota masyarakat yang tahu jika ada calon yang bermasalah track record-nya, namun belum ketahuan oleh pansel (panitia seleksi),” kata dia.

Sedangkan menanggapi nama-nama yang disodorkan oleh Presiden, Eric mengaku mengenal beberapa nama dari calon anggota. Dari nama-nama yang dia kenal, Eric mengakui calon-calon tersebut memiliki kapabilitas untuk menjadi anggota dewan komisioner.

Namun bukan berarti calon yang tidak dia kenal tidak memiliki kredibilitas.”Panselnya kredibel dan memilih calon yang tepat dan tidak memiliki afiliasi ke partai politik tertentu,” ungkap dia.

Beritasatu

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *