HomePROFIL ANGGOTAMohammad Suryo Alam

Mohammad Suryo Alam

MOHAMMAD SURYO ALAM

Informasi Jabatan
Partai Golkar
Dapil Jawa Timur VIII
Komisi IV – Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pangan
Informasi pribadi
Tempat Lahir Kediri
Tanggal Lahir 05/08/1961
Alamat Rumah Banyan Ville H2/1 The Green BSD City RT 008 RW 005, Serpong,Serpong,Tangerang Selatan,Banten

Latar Belakang

M Suryo Alam adalah caleg Golkar yang lolos untuk dapil Jawa Timur VIII. Ia adalah lulusan S2 The University of Hull UK tahun 1992. Secara profesional, ia adalah Direktur PT. Jawamanis Rafinasi Cilegon dari 2002 sampai dengan 2013.

Pada periode 2014-2019 Suryo Alam bertugas di Komisi VI yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi, investasi dan BUMN. Pada April 2015 terjadi banyak mutasi di Fraksi Golkar dan sekarang Suryo Alam duduk di Komisi VII yang membidangi energi sumber daya mineral dan lingkungan hidup.  Suryo Alam juga diberi kepercayaan untuk mewakili Fraksi Golkar di Badan Anggaran. Pada periode Januari 2016, Suryo Alam tidak lagi berada di Badan Anggaran dan mendapatkan posisi sebagai anggota Komisi IV DPR-RI.

Pendidikan

SMA NEGERI 1 KEDIRI
lulusan STAN Bintaro
S2 The University of Hull, United Kingdom

Perjalanan Politik

1997-1999 PERSATUAN PELAJAR INDONESIA KETUA KEDIRI (sumber)
2009-2014 Ketua DPD HIPMIKINDO Banten

Tanggapan

Evaluasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

2 Desember 2015 – Suryo meminta LIPI menjelaskan lebih lanjut mengenai techno park dan dampak langsung yang dapat dinikmati masyarakat.  [sumber]

Cost Recovery

7 Oktober 2015 – Suryo menginfokan bahwa Banggar telah menyepakati sektor penerimaan, sedangkan pengeluaran belum. Selanjutnya, Suryo meminta SKK Migas menjelaskan kalkulasi cost recovery agar Komisi 7 dan mitra kerja bisa mempertahankannya. Suryo juga menyampaikan bahwa Banggar menunda pembahasan penerimaan dan pembiayaan karena terjadi perubahan asumsi makro yang tidak menggunakan range.  [sumber]

Evaluasi Kinerja PGN, PLN dan Pertamina

7 April 2015 – Suryo menilai pimpinan-pimpinan Pertamina, PGN dan PLN kesejahteraannya lebih dari berkecukupan dan mempertanyakan bagaimana dengan kesejahteraan rakyat. Suryo ingatkan kepada pimpinan Pertamina, PGN dan PLN untuk tidak menggendutkan diri saja tetapi memikirkan bagaimana membuat minyak, gas dan listrik murah untuk rakyat.  [sumber]

Anggaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara

Pada 5 Februari 2015 – Suryo Alam menilai pemerintah diskriminatif terhadap pelabuhan menengah dan kecil dalam usulan rencananya memperkuat pelabuhan. Suryo Alam menilai KemenBUMN hanya prioritaskan pembangunan pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) dan Pelabuhan Bakauheni (Lampung).

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *