HomePROFIL ANGGOTASalim Fakhry

Salim Fakhry

SALIM FAKHRY

Informasi Jabatan
Partai Golkar
Dapil Nanggroe Aceh Darussalam I
Komisi V – Perhubungan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal, Meteorologi, Klimatologi & Geofisika
Informasi pribadi
Tempat Lahir Aceh Tenggara
Tanggal Lahir 21/10/1968
Alamat Rumah Desa Perapat Hilir. Perapatan Hilir. Babussalam. Aceh Tenggara. Nanggroe Aceh Darussalam

Latar Belakang

Salim Fakhry adalah anggota legislatif dari dapil Nanggroe Aceh Darusalam I, fraksi Golkar. Salim Fakhry mulai berkarir sebagai anggota legislatif semenjak 1997. Ia pernah berada di DPRD Kab. Aceh Tenggara dari tahun 1997 hingga 1999. Lalu ia menjabat lagi di DPRD Aceh Tenggara sebagai Ketua Fraksi. Dari 2004-2009, ia menjadi anggota DPR. Kini ia adalah anggota Komisi X.

Salim Fakhry pernah bergabung dengan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) sebagai Sekretaris Dewan. Ia juga bagian dari Pemuda Pancasila sampai tahun 2011. Dari 2012-2015, Fakrhy adalah bagian dari PMI dan juga Badan Narkoba Kab. Aceh Tenggara dari 2012-2013.

Pada April 2015 terjadi banyak mutasi di Fraksi Golkar dan sekarang Salim Fakhry bertugas di Komisi V yang membidangi transportasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat dan pembangunan desa dan daerah tertinggal.

Pendidikan

S1, Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI), Medan (1992)

S2, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha, Jakarta (2003)

Tanggapan

Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 2016

10 Juni 2015 – Salim minta perhatian khusus ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPUPERA) mengenai sinkronisasi antara Kepala Balai dan Kepala Daerah untuk pembangunan jalan di Acceh. Menurut Salim sinkronisasi antara mereka masih bermasalah. Salim menilai sinkronisasi ini sangat dibutuhkan. Dibutuhkan Kepala Balai khusus untuk jalan dan jembatan di Aceh.  [sumber]

Anggaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2016

9 Juni 2015 – Salim mendengar kabar bahwa pendamping desa harus dari Nahdlatul Ulama (NU) atau dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Salim harap kabar ini tidak benar.

Salim minta perhatian khusus dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (MenPDT) mengenai kabupaten yang tertinggal di Aceh Singkil yang banyak terdapat warga transmigran dari Jawa. Menurut Salim kabupaten tersebut butuh jalan pedesaan.  [sumber]

Tol Laut

20 Mei 2015 – Salim menyoroti bahwa jalur kereta api di Aceh dalam 11 tahun terakhir baru selesai dibangun 11 Km saja. Salim minta klarifikasi ke Menteri Perhubungan (Menhub) apakah pembangunan rel kereta ini akan dilanjutkan atau tidak.  [sumber]

Kinerja PSSI

Pada 15 Januari 2015 – Salim Fakhry menanyakan apakah Tim 9 yang dibentuk Menpora merugikan PSSI atau tidak. Salim juga menanyakan total dana yang dibutuhkan untuk membiayai 1-2 pelatih per kecamatan.

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *