HomeBeritaGolkar Tarik Surat Penolakan Kirim Wakil di Pansus Angket KPK

Golkar Tarik Surat Penolakan Kirim Wakil di Pansus Angket KPK

JAKARTA РPartai Golkar melayangkan surat pernyataan menolak mengirim perwakilan di pansus angket KPK, Rabu (10/5) lalu. Surat tersebut ternyata sudah ditarik kembali.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Golkar Robert J Kardinal seusai rapat pleno DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Senin (15/5/2017). Fraksi Golkar akan menggelar rapat sebelum menentukan sikap mengirim perwakilan atau tidak di pansus angket KPK.

“Nanti tanggal 18 (Mei) baru reses mulai masuk. Fraksi akan rapat. Suratnya sudah ditarik,” ujar Robert kepada wartawan.

Alasan penarikan surat, Fraksi Golkar belum mengadakan rapat dalam menentukan sikap. Selain itu, surat tersebut hanya ditandatangani oleh Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang.

“Karena surat itu ditandatangani Saudara Sekretaris (Fraksi) sendiri, jadi kita belum pernah rapat di fraksi. Saya akan mengadakan rapat dulu sehingga itu menentukan mengirim atau tidak,” sebutnya.

Fraksi Golkar belum merapatkan soal sikap di pansus angket KPK karena masih reses. Banyak anggota yang masih berada di daerah pemilihan.

“Jadi kita perlu rapat karena ini harus kolektif-kolegial. Belum ada rapat, masih di dapil semua. (Surat yang sah) harus ditandatangani Ketua dan Sekretaris (Fraksi),” jelasnya.

Sebelumnya, surat itu ditandatangani oleh Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang. Surat bernomor SJ.004.1447/FPG/DPPRI/V/2017 itu menanggapi surat permintaan dari Sekjen DPR mengenai permintaan nama dan susunan keanggotaan pansus angket KPK.

Sumber: detik.com

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *