HomeBeritaFraksi Golkar Setuju Kursi Pimpinan Parlemen Ditambah

Fraksi Golkar Setuju Kursi Pimpinan Parlemen Ditambah

JAKARTA,15/03-SIDANG PARIPURNA. Suasana saat Sidang Paripurna DPR ke-19 Masa Sidang IV Tahun Sidang 2016-2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (15/3). Pada Pembukaan Masa Sidang IV yang dihadiri oleh 299 anggota serta pidato oleh Ketua DPR RI Setya Novanto tersebut hanya membacakan sejumlah surat yang masuk ke DPR. KONTAN/Fransiskus Simbolon/15/03/2017

BALIKPAPAN – Usulan penambahan jumlah kursi pimpinan parlemen menyeruak dalam pembahasan revisi UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Usulan tersebut adalah penambahan jumlah pimpinan DPR menjadi 7 kursi, pimpinan MPR menjadi 11 kursi, dan pimpinan DPD menjadi 5 kursi.

Ketua Fraksi Golkar Robert Joppy Kardinal menyebut fraksinya setuju dengan usulan tersebut. Alasannya soal efektivitas kerja.

“Setuju. MPR kan penting. Banyak supaya masalah bangsa, ideologi, konstitusi, koordinasinya kan gampang, semua fraksi ada di situ,” jelas Robert di Balikpapan, Kaltim, Selasa (23/5/2017).

Robert beranggapan penambahan jumlah pimpinan tersebut tidak akan membebani anggaran negara. Robert tak mempermasalahkan usulan penambahan kursi pimpinan, termasuk di DPD, agar suasana kondusif.

“Ya, salah satu itu, kondusif. Kalau DPR kondusif, pemerintah kondusif, negara aman, ya kan? DPD juga kondusif,” jelas dia.

Robert menepis anggapan bahwa penambahan kursi pimpinan di parlemen hanya praktik bagi-bagi kekuasaan. Menurutnya, itu semua demi pelayanan masyarakat.

“Nggak ada kekuasaan di sini, pelayanan. Kan melayani semua,” katanya.

Sumber: detik.com

Comments

comments

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *