Breaking News :

Ace Hasan Syadzily Serahkan Bantuan Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Ace Hasan Syadzily serahkan bantuan program Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal dari Kementerian Sosial. Warga Kabupaten Bandung dan Bandung Barat di ajak meningkatkan kebersamaan saat menghadapi pandemi Covid-19.

“Kita harapkan ini memperkuat nilai-nilai kesundaan yang positif, kegotong-royongan di masyarakat, kebersamaan di masyarakat. Bisa membantu masyarakat untuk kebersamaan,” jelas Ace Hasan Syadzily, pada kegiatan yang dilaksanakan di Soreang Kabupaten Bandung.

Disampaikan Ace Hasan Syadzily, program ini dapat dimanfaatkan dengan beragam cara oleh masyarakat. “Caranya bisa bermacam-macam, bisa rumah pelatihan untuk meningkatkan skil akibat pandemi, saya sudah berkali-kali menurunkan program ini. Dulu di Kecamatan Pangalengan dan Saguling, dibuat pipanisasi air (kolam menampung air). Untuk menghindari konflik akibat warga rebutan air,” jelas Ace Hasan Syadzily.

Meski demikian, Ace Hasan Syadzily berpesan kepada penerima bantuan agar dalam pelaksanaan program tersebut untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Jangan sampai ini (program) membuat masyarakat jadi kumpul-kumpul dan tidak jaga jarak,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Pada kesempatan ini, Ace Hasan Syadzily s menyalurkan bantuan program keserasian kepada Forum Semangat Karya, Soreang, Bandung dan Mekar Makmur, Cipongkor, Bandung Barat. Adapun program kearifan lokal diberikan kepada Padepokan Seni Tunjung Balebat, Padalarang, Bandung Barat dan Gentra Panhegar, Sindangkerta, Bandung Barat.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Harapan Lumban Gaol mengatakan bahwa di masyarakat masih kerap terjadi konflik. Oleh karena itu, Pemerintah membuat program keserasian sosial. Ia berharap, program itu dilaksanakan dengan baik dan berkelanjutan oleh penerima.

PortalBandungTimur

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Mensesneg: Ambil sikap sempurna pada 17 Agustus 2021 pukul 10.17 WIB

Read Next

Yanwar, anak tukang cukur ceritakan kisahnya lulus Taruna Akmil