Breaking News :

Merdeka Belajar Harus Berorientasi pada Persiapan Generasi Muda yang Unggul

Komisi X DPR RI melakukan pengawasan terkait program Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak yang merupakan bagian dari strategi utama Kemendikbudristek dalam mendukung visi dan misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebhinekaan global.

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menuturkan, program Guru Penggerak dan Sekolah Penggerak bertujuan mewujudkan profil pelajar Pancasila. Kedua program ini merupakan program turunan dan bagian dari Kebijakan Merdeka Belajar episode 5 dan episode 7.

“Bertujuan mendorong proses transformasi guru dan satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar siswa secara holistik, baik dari segi kompetensi kognitif maupun non-kognitif (karakter) dalam rangka mewujudkan profil pelajar Pancasila,” jelas Ferdi saat memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi X DPR RI dengan jajaran Pemeritah Kota Tangerang di Kantor Wali Kota Tengerang, Banten, Jumat (3/9/2021).

Ferdi menjelaskan, kebijakan Merdeka Belajar harus berpijak pada persoalan riil pengelolaan pendidikan yang terjadi selama ini, memiliki kesinambungan penerapan satu kebijakan pendidikan yang tidak bersifat temporer dan sporadis. Dia mengharapkan, penyiapan kebijakan Merdeka Belajar harus menjadikan pendidikan sebagai jalur pemerata dan perekrut kohesi bangsa.

Menurutnya kebijakan Merdeka Belajar harus berorientasi masa depan untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul. Dia pun mengungkapkan program Sekolah Penggerak merupakan digitalisasi di sektor penidikan, namun program ini masih membutuhkan landasan hukum.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Pengembangan alutsista sebagai investasi pertahanan

Read Next

Sertu Anumerta Ambrosius dimakamkan di TMP Kusumalaya Nanga Merakai