Sertifikat HKI Batik Pekalongan, Difasilitasi Bekraf Sebagai Hak Paten Ciptaan Pembatik

PEKALONGAN – Pembatik di Kota Pekalongan akan diberikan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) karya mereka.

Pemberian sertifikasi HKI tersebut akan difasilitasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI.

Sertifikasi HKI dianggap Pemkot Pekalongan penting sebagai langkah melestarikan batik.

Mendapat dukungan dari Pemda serta Bekraf RI, para pembatik senang karena hasil karya mereka diakui.

Tak terkecuali Tamakun, pembatik asal Kota Pekalongan.

Dia mengaku sertifikasi HKI sangat penting untuk menunjang profesinya sebagai pembatik.

“Kami sadar skill yang kami miliki tidak cukup menunjang pekerjaan sebagai pembatik. Maka dari itu dibutuhkan sertifikasi HKI sebagai hasil profesi kami,” ujarnya, Senin (1/7/2019).

Dilanjutkannya, sertifikat HKI menjadi bukti bahwa pengrajin batik punya skill mumpuni yang diakui serta dipatenkan.

“Sertifikasi menjadi penghormatan bagi kami. Tentunya kami menyambut baik pemberian tersebut,” tuturnya.

Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz menerangkan, perlindungan terhadap HKI perlu dilakukan agar kontribusi pelaku industri batik terhadap kekayaan intelektual terjamin.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Malinda Irwanti mengharapkan dengan diberikannya sertfikasi batik ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadikan batik dapat bersaing di pasar global.

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Hetifah Minta Pemerintah Cermat dalam Menerapkan Sistem Zonasi

Read Next

Gandung Pardiman: Penanganan Limbah Harus Diselesaikan Lebih Serius

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *